Apa yang kau lakukan ketika sahabatmu kembali?
Mengajak mu Bersahabat
mengapa susah sekali ya, mengatakan AKU INGIN MENJADI SAHABATMU!!!
atau, kau yang tak pernah mengerti setiap tutur kata ku?
mengapa sulit dan terlalu sulit untuk mengisyaratkan AKU INGIN DEKAT DENGAN MU!!
wahwah, atau kau yang terlalu menjaga jarak sehingga tak terlihat lagi dipelupuk mataku
aku ingin bersahabat,berjihad,berlajar,berjalan,bermain,tertawa,menangis semua nya bersama
aku butuh sahabat!!
atau, kau yang tak pernah mengerti setiap tutur kata ku?
mengapa sulit dan terlalu sulit untuk mengisyaratkan AKU INGIN DEKAT DENGAN MU!!
wahwah, atau kau yang terlalu menjaga jarak sehingga tak terlihat lagi dipelupuk mataku
aku ingin bersahabat,berjihad,berlajar,berjalan,bermain,tertawa,menangis semua nya bersama
aku butuh sahabat!!
![]() |
| saling tolong menolong |
![]() |
| mengerti |
![]() |
| :) |
![]() |
| kerja sama |
Tekad Dan Ikhtiar
assalamu'alaikum
akhiy wa ukhtiy rohima kumullah
fursotun sa'iydatun an arookum :)
aku bertekad untuk berhenti smsan yang nggak guna __
oelan yang nggak penting dan ... ngelamun!! ngelantur!!!
aku berniat buat tiap malem itu belajar! wah! sempet terjalani sih, tapi tiap hari aku cuma belajar kimia doang! entah apa ya, kalau pelajaran itu nggak terpecahkan rasa penasaran aku tuh timbul kuat, sedangkan pelajaran yang lainnya nggak sama sekali!
huahh, aku ingin juga mahir dibidang matematika,biologi,b.arab dan lainnya. tapi mau apa?
rasa penasaran pada pelajaran itu nggak ada sama sekali..
emm,untuk biologi sih lumayan penasaran, tapi sudah males kalau bahas tumbuhan dan hewan
>___<
ya Allah, bantu aku dalam menjalankan misi baik ku! rasa enggan dan memilih untuk berleha-leha itu merasuk dalam pikiran ! padahal, cita-cita tinggi tak jarang ku impikan
huaaaa, disiplin yang tinggi kurasa itu dapat menjadikan seseorang berhasil. yupp sedikit demi sedikit asalkan rutin itulah yang membuat penuh,
well, semoga aku dapat berhasil menjalankan misi itu, amiiiin
Mensyukuri Ni'mat Allah SWT
Kamis, Januari 12, 2012 |
Label:
my life
assalamu'alaikum
akhiy wa ukhtiy tadi disekolah diadakan ESQ khusus untuk kelas sebelas. meski cenderung untuk menumbuhkan minat dan bakat pada diri sendiri.
hmmm,banyak pelajaran yang aku terima pada ESQ kali ini. yang paling menjadi sorotan pikiran aku tuh tentang "bersyukur"
akhiy wa ukhtiy, tahukah kamu dengan bersyukur dapat menghilangkan dari virus iri hati?
yupp, virus ini menimbulkan banyak mudhorat. rasa putus asa, membenci orang tersebut, minder dan pelbagai lainnya.
Diceritakan bahwa pada suatu malam seorang ulama bernama al-Fudhail bin 'Iyadh membaca
Al-Qur'an surat Al-Balad ayat 8 sampai 9 ini, lalu ia menangis. Maka orang-orang yang
melihatnya menanyakan apa yang membuatnya menangis? Ia menjelaskan, "Tidakkah engkau
memasuki malam harimu dalam keadaan bersyukur kepada Allah swt yang telah memberikan
dua mata kepadamu dan dengan dua mata ini engkau dapat melihat? Tidakkah engkau
memasuki malam harimu dalam keadaan bersyukur kepada Allah swt yang telah menjadikan
untukmu satu lidah yang dengannya engkau dapat berbicara?" Fudhail terus menerus menyebutkan organ-organ seperti ini dengan mengajukan pertanyaan retoris yang sama.
''Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya, jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu. Dan, jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku sangat pedih'.'' (QS Ibrahim [14]: 7)."
wahwah.. bersyukur itu adalah kunci dari segala-galanya. bukan dengan maksud "bersyukur" jadi menerima apa adanya tanpa ada usaha
seperti " wah, aku jadi orang miskin.ya sudah, syukuri saja"itu bukanlah bersyukur melainkan ke pasrahan tanpa diiringi usaha.
aku sering menyesali apa yang telah Allah berikan padaku namun, upps bukankah dengan begitu aku menjadi seornag kufur ni'mat? astaghfirullahaladzim. jadi,setiap aku bercermin dan melihat kekurangan pada diriku aku akan mengingat seorang yang dengan cacat disana-sini, namun mereka dapat berhasil dengan keterbatasannya itu.
setiap aku menilai nasib ku, "mengapa aku tidak dibelikan motor seperti teman-temanku?"
astaghfirullahaladzim, aku teringat , masih banyak manusia yang hidup dibawah kolong jembatan, berluntang-lantung mencari tempat berteduh. sedangkan diriku? betapa banyak ni'mat Allah yang dititipkan-Nya.
Namun, perasaan bahwa manusia tidak akan mampu mensyukuri nikmat Allah, bisa menjadi kontraproduktif. Ini akan menjadikan manusia frustrasi dan putus asa untuk dapat mensyukuri nikmat Allah dan sikap ini tentunya tidak dibenarkan oleh Islam. Oleh karena itu, ada dua cara yang ditawarkan Rasulullah dalam hal ini, yaitu:
Setiap hari hendaklah manusia menunaikan shalat Dhuha. Terkait hal ini beliau bersabda, "Semua itu cukup tergantikan dengan dua rakaat Dhuha” (HR Muslim, hadits no. 720). Maksudnya, shalat Dhuha bernilai cukup untuk menggantikan kewajiban setiap ruas tulang belulang manusia dalam menunaikan kewajibannya untuk bersyukur.
Hendaklah seorang manusia merutinkan membaca dzikir pagi dan sore dengan bacaan sebagai berikut: Allahumma ma ashbaha bi (kalau sore membaca: Allahumma ma amsa bi) min ni'matin auw bi ahadin min khalqika faminka wahdaka la syarika laka, falakal hamdu walakasy-syukru. Yang artinya "Ya Allah, kenikmatan apa saja yang engkau berikan kepadaku pada pagi hari ini, atau pada sore hari ini, atau yang engkau berikan kepada siapa pun dari makhluk-Mu, maka semua itu adalah dari-Mu semata, tidak ada sekutu bagi-Mu, maka, untuk-Mu segala puji dan untuk-Mu pula segala syukur
akhiy wa ukhtiy tadi disekolah diadakan ESQ khusus untuk kelas sebelas. meski cenderung untuk menumbuhkan minat dan bakat pada diri sendiri.
hmmm,banyak pelajaran yang aku terima pada ESQ kali ini. yang paling menjadi sorotan pikiran aku tuh tentang "bersyukur"
akhiy wa ukhtiy, tahukah kamu dengan bersyukur dapat menghilangkan dari virus iri hati?
yupp, virus ini menimbulkan banyak mudhorat. rasa putus asa, membenci orang tersebut, minder dan pelbagai lainnya.
Diceritakan bahwa pada suatu malam seorang ulama bernama al-Fudhail bin 'Iyadh membaca
Al-Qur'an surat Al-Balad ayat 8 sampai 9 ini, lalu ia menangis. Maka orang-orang yang
melihatnya menanyakan apa yang membuatnya menangis? Ia menjelaskan, "Tidakkah engkau
memasuki malam harimu dalam keadaan bersyukur kepada Allah swt yang telah memberikan
dua mata kepadamu dan dengan dua mata ini engkau dapat melihat? Tidakkah engkau
memasuki malam harimu dalam keadaan bersyukur kepada Allah swt yang telah menjadikan
untukmu satu lidah yang dengannya engkau dapat berbicara?" Fudhail terus menerus menyebutkan organ-organ seperti ini dengan mengajukan pertanyaan retoris yang sama.
''Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya, jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu. Dan, jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku sangat pedih'.'' (QS Ibrahim [14]: 7)."
wahwah.. bersyukur itu adalah kunci dari segala-galanya. bukan dengan maksud "bersyukur" jadi menerima apa adanya tanpa ada usaha
seperti " wah, aku jadi orang miskin.ya sudah, syukuri saja"itu bukanlah bersyukur melainkan ke pasrahan tanpa diiringi usaha.
aku sering menyesali apa yang telah Allah berikan padaku namun, upps bukankah dengan begitu aku menjadi seornag kufur ni'mat? astaghfirullahaladzim. jadi,setiap aku bercermin dan melihat kekurangan pada diriku aku akan mengingat seorang yang dengan cacat disana-sini, namun mereka dapat berhasil dengan keterbatasannya itu.
setiap aku menilai nasib ku, "mengapa aku tidak dibelikan motor seperti teman-temanku?"
astaghfirullahaladzim, aku teringat , masih banyak manusia yang hidup dibawah kolong jembatan, berluntang-lantung mencari tempat berteduh. sedangkan diriku? betapa banyak ni'mat Allah yang dititipkan-Nya.
Namun, perasaan bahwa manusia tidak akan mampu mensyukuri nikmat Allah, bisa menjadi kontraproduktif. Ini akan menjadikan manusia frustrasi dan putus asa untuk dapat mensyukuri nikmat Allah dan sikap ini tentunya tidak dibenarkan oleh Islam. Oleh karena itu, ada dua cara yang ditawarkan Rasulullah dalam hal ini, yaitu:
Setiap hari hendaklah manusia menunaikan shalat Dhuha. Terkait hal ini beliau bersabda, "Semua itu cukup tergantikan dengan dua rakaat Dhuha” (HR Muslim, hadits no. 720). Maksudnya, shalat Dhuha bernilai cukup untuk menggantikan kewajiban setiap ruas tulang belulang manusia dalam menunaikan kewajibannya untuk bersyukur.
Hendaklah seorang manusia merutinkan membaca dzikir pagi dan sore dengan bacaan sebagai berikut: Allahumma ma ashbaha bi (kalau sore membaca: Allahumma ma amsa bi) min ni'matin auw bi ahadin min khalqika faminka wahdaka la syarika laka, falakal hamdu walakasy-syukru. Yang artinya "Ya Allah, kenikmatan apa saja yang engkau berikan kepadaku pada pagi hari ini, atau pada sore hari ini, atau yang engkau berikan kepada siapa pun dari makhluk-Mu, maka semua itu adalah dari-Mu semata, tidak ada sekutu bagi-Mu, maka, untuk-Mu segala puji dan untuk-Mu pula segala syukur
Serasa Kembar
Kamis, Januari 12, 2012 |
Label:
just memory
assalamu'alaikum
cerita nya dimulai dari pulang les.
"wah! terang nian cuacanyo!" ujar ku.
biasanya jam setengah tujuh suasana sudah agak gelap
"io e" jawab Berta
tiba-tiba aku lihat bapak-bapak diatas sepeda
"nah ado pempek!" tiba-tiba AKU DAN BERTA BERTERIAK BERBARENGAN
"hahhahha" kami tertawa
tetapi kami nggak ada yang beli empek-empek itu :D
hahhahha eror semua!
cerita nya dimulai dari pulang les.
"wah! terang nian cuacanyo!" ujar ku.
biasanya jam setengah tujuh suasana sudah agak gelap
"io e" jawab Berta
tiba-tiba aku lihat bapak-bapak diatas sepeda
"nah ado pempek!" tiba-tiba AKU DAN BERTA BERTERIAK BERBARENGAN
"hahhahha" kami tertawa
tetapi kami nggak ada yang beli empek-empek itu :D
hahhahha eror semua!
Inspirasi
mengapa sikapmu itu terkadang berubah?
terpaut apa yang didepan mu kah?
atau hanya untuk ku?
engkaulah yang membuat warna api itu
tanpa dirimu, mungkin hidupku bahagia saja
aku menangis, lalu aku memanggilmu
dan aku pun tersenyum :)
dan mengenangmu, segala tentangmu
dalam hati
10:18 10012012
Langganan:
Postingan (Atom)









